Laman

Pengunjung

Rabu, 17 April 2013

P200NS BISA JADI TIKET EMAS BAGI KAWASAKI

Konsumen Motor Indonesia yang lagi menunggu motor ini bakalan senang, karena tidak lama P200NS dapat di beli di dealer-dealer Kawasaki terdekat. KMI mendapatkan jatah 12 ribu unit untuk pengiriman pertama. KMI sudah memasang target paling tidak 1.500 unit perbulannya. Kemungkinan jatah pengiriman akan di perbesar apa bila penjualan motor itu cemerlang.


Kalau kita lihat dari segi prestasi penjualan, di antara pabrikan motor Jepang, Kawasaki mendapatkan jatah sebagai penutup saja. 1,58% merupakan jatah kecil dari 100% pembagian kue (motor). Jangankan menghadapi Honda dan Yamaha, menghadapi Suzuki saja Kawasaki tidak ada apa-apanya. Kalau terus saja begitu bisa saja pada tahun berikutnya TVS bisa menduduki posisi nomor 4 pada Produsen Motor di Indonesia.

Kalau ada yang mempertanyakan, mengapa Kawasaki menjadi penutup dari pabrikan motor jepang yang berjualan di Indonesia??? Wajar saja terjadi Varian motor bebek Kawasaki kurang di minati, selain itu kelihatan jualan motor bebek hanya sebatas hiburan saja bagi perusahaan motor tersebut. Kawasaki hanya mengedepankan motor batangan saja (trail maupun sport).
Di tinjau dari segi harga, semua harga motor batangan Kawasaki tidak termasuk dalam kategori HARGA YANG TIDAK RAMAH di dompet Konsumen motor Indonesia. Kita tidak perlu bicara motor 250cc ataupun di atasnya, kita bicara saja tentang harga Kawasaki Ninja R. 28-29 juta rupiah pada harga daerah (semakin jauh dari Jakarta semakin tinggi pula) menjadikan motor tersebut hanya sebagai motor Impian semata, menjadi motor Idola tetapi tidak dimasukkan dalam daftar motor yang akan di beli.

Kita abaikan saja masalah mesin 2tak, para pencinta kecepatan tidak pernah memikirkan 2tak or 4tak, Karburator or Injeksi, Dohc or Sohc, yang penting larinya tidak buat malu empunya saja. Hanya harga saja yang terkadang buat kendala untuk meminangnya.


Jika kita meninjau motor P200NS yang akan di jual oleh Kawasaki nanti, sebenarnya bisa menjadi SATU TIKET EMAS bagi Kawasaki untuk di jadikan satu jalan untuk menguasai motor pada kelas 150-200cc. Kesempatan ini terlalu sayang bila KMI abaikan. Buat gebrakan berarti untuk bisa melompat lebih tinggi lagi. Tapi sebelum itu dilakukan ada berapa saran yang akan saya berikan untuk bisa jadi SATU PERTIMBANGAN.

1. Merk
Berilah nama pada motor tersebut dengan nama yang sudah nemplok di hati para konsumen motor Indonesia. Saya yakin anda sudah melakukan pengamatan mendalam kepada motor-motor 150-200cc pada kelas menengah saingan anda. Jika kemampuan motor anda di atas rata-rata motor-motor tersebut jangan ragu untuk menempel nama KAWASAKI NINJA200R. Telanjur basah ya basah sekali, telanjur motor tersebut sudah menjadi bagian motor anda.

2. Harga
Sesuaikan harga dengan kemampuan Konsumen motor Indonesia, biar untung sedikit tapi laku keras, dengan laku keras modal cepat kembali dan modal itu dapat anda putar lagi dengan cepat. Jika kemampuan rata-rata Konsumen motor Indonesia pada umumnya kebanyakan hanya mampu membeli motor CB150R dan New Vixion, Jangan ragu-ragu pula memberi harga tersebut pada motor yang akan anda jual nanti.

3. Mutu dan Kualitas
Hapus keraguan para konsumen motor Indonesia terhadap motor P200NS tersebut. Motor itu memang dari India tapi JADIKAN Mutu dan Kualitas motor tersebut seperti kualitas Kawasaki. Motor tersebut punya kemenangan dari segi desain sumbangan desainer kelas dunia BMW dan Honda. Jangan sampai kejadian CB150R terulang kepada motor yang anda jual nanti, baru sampai di tangan konsumen sudah menuai masalah. Ingat sekali anda SALAH LANGKAH pada kesempatan pertama maka motor tersebut akan suram MASA DEPANNYA. Jangan lupa kata-kata iklan "Pertemuan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah anda"

4. Tampilan Motor
Sekali lagi saya tegaskan kalau Desain P200NS adalah desain kelas atas, tidak banyak motor harga menengah di desain oleh desainer papan atas BMW dan Honda. Jangan lakukan perubahan bila itu malah memperburuk citra penampilan karena di ubah oleh desainer papan bawah. Sari Guard bisa saja anda hilangkan tapi memindahkan Plat Nomor di Head Lamp adalah satu KESALAHAN kecil yang akan menjadi besar karena pasti akan diperbincangkan di dunia blog ini. Wajah tampan dan cantik itu menarik, pada sebuah motor di wakili model lampu depannya. Jangan obrak-abrik model lampu depannya.


5. Perbaiki Jaringan
Dalam hal ini adalah masalah pelayanan di dealer-dealer kawasaki daerah. Dealer-dealer Kawasaki daerah terkenal dengan pelayanan yang lambat, kurang ramah, sering terjadinya kekosongan sparepart motor yang di cari.
Jangan sampai sparepart motor P200NS juga langka selangka sparepart motor kawasaki sendiri. Dalam hal ini dapat saya katakan Walaupun P200NS itu anak tiri tapi berilah kasih sayang seperti anak sendiri, apa lagi P200NS merupakan satu-satunya TIKET EMAS dari KMI untuk menjadi raja di kelas motor sport naked pada kelas 150-200cc.

34 komentar:

  1. wow diborong sendiri pertamaxnya sama yg punya.
    http://sarikurnia980.wordpress.com/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maafkan saya bila yang lain hanya kebagian Solar aza,
      Hahahahaaa

      Hapus
  2. Balasan
    1. Lampu depan P200NS modelnya keren punya
      semoga tidak di rusak dengan Plat nomor diatas

      Hapus
  3. Mesin injeksi dan struktur tail lamp motor ini nantinya sudah diubah untuk membedakan dengan varian pulsar bajaj di india.... hal itu mungkin karena import CKD dan kerjasama dengan Kawasaki mengenai mesin injeksi (pressrilisnya bakal pertama dikeluarkan di Indonesia), jadi kalau bisa mengubah sektor mesin kenapa tidak sekalian mengubah sektor buritan??? this is KTM-Bajaj-Kawasaki ... kawasaki cuma jualan? apa yg dibanggakan? jadi simbiosis ini nanti akan sama-sama menguntungkan tanpa celah negatif, semua perkawinan silang selalu mencari keturunan yang lebih baik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salah satu kebanggaan kalau kita jadi yang pertama
      P200NS Fi negara kita yang pertama, berharap jangan
      sampai ada cela. Sudah 100% final barulah di pasarkan
      ke konsumen motor Indonesia, karena konsumen motor
      kita bukanlah bahan percobaan.

      Masalah perubahan tampilan sektor buritan, kalau memang nanti
      jadi lebih keren itulah yang di harapkan.

      Hapus
  4. jika 4 kriteria di atas dapat di penuhi KMI..saya yakin akan ada raja baru sport naked 200 cc...


    MENUNGGU HONDA VERZA HADIR DI PAPUA

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tinggal KMI saja ni Pak Wahid
      mau menggunakan Tiket emasnya
      atau malah membuang tiket tersebut

      Hapus
  5. koq BMW mas. bukannya KTM?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah kelihatannya sobat enggak ngikutin artikel-artikel saya
      yang lalu yang berhubungan dengan itu motor.
      Saya ulas lagi sedikit tentang tokoh dibelakang P200NS

      Yang pertama yaa Edgar Heinric, beliau mempopulerkan desain
      R 1100 RS, RT, K1200, R 1150GS and R1200 GS. Waduuuuuh·······
      main moge melulu ni orang. Saat ini beliau udah balik lagi ke
      BMW dan menjadi pemimpin di BMW group motorcycle bagian
      studio design. Ini berarti Moge-moge teranyar dari BMW
      kelak juga tak lepas dari sentuhan tangan beliau, ajiiiip dah.

      Selanjutkan orang kedua yang melanjutkan rancangan adalah
      Joseph Abraham . Desain Pulsar 200NS di bawah pimpinan
      Joseph Abraham menjadi lebih beraura Honda CB1000 . Wajar
      aza beliau kan ikutan juga merancang moge honda tersebut.
      Honda CB1000 bisa buat liur FBH bercucuran karena kerennya,

      Hapus
    2. oo gitu toh..lebih ke personalnya ya. memang ga gitu ngikutin mas, kurang minat sama bajaj sih. baik dulu apalagi sekarang :P

      Hapus
    3. suka atau tidak pada merk ataupun brand suatu motor tidak masalah koq, kita bebas memilih dan menyenangi motor apa yang akan kita miliki nanti

      Hapus
  6. hmm kayanya di Sintang bakal ada satu P200NS nih duluan hehe

    BalasHapus
  7. dan korban dari kehadiran p200ns ke kawasaki adalah BAI.. wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. kita enggak tau, bisa jadi ada taktik tersendiri dari bajaj mengapa mereka harus bergabung dengan kawasaki Indonesia

      Hapus
  8. dimasukkan ke kekeluarga z ini p200ns, yah mungkin kawasaki z200ns...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ninja aja deh, qiqiqi
      Di negara kita Klan ninja lebih terkenal

      Hapus
    2. Si Victor memang tak lama lagi hidupnya

      Hapus
  9. masih ragu dengan 200ns ini sebelum terbukti ketangguhannay. yang msih tanda tanya. pwer 23dk tapi speed berapa? kabar maksimal cuma 130 km/jam. ini sih mudah dikepreti nvl apalagi cb150.
    berat yang over. dan masih karbu( kabarnya akan diinjeksikan di indonesia) pengalaman temen di mempawah pakai bajaj pulsar 135 belum ada 2 tahun turun mesin.untuk servis borongan 2 juta.
    sebelum 6 bulan jangan dlu beli karena harus dilihat dlu kualitasnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak akan ada masalah selama poin 3 bisa KMI penuhi.

      Hapus
    2. betul. point 3 & 5 yg paling utama. harga naik dikit (dikit loh ya, 1-3 juta) asalkan kualitas standard jepang rasanya lebih baik begitu

      Hapus
  10. belum brojol aja nih motor udah jadi rebutan kakak2nya. ada yg mau masukin ke klan ninja ada yang ke klan z. klan versys gimana?

    mudah2an ini bisa lebih mendekatkan biker bajaj dan kawasaki. jangan jadi sales atpm yang bisanya menghina produk lain. ngomong teknologi canggih, nuduh bajaj njiplak teknologi. pdhl disain produknya juga ada yg niru produk atpm lain.

    keep brotherhood, peace, satu indonesia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau versy sudah jadi hak paten kawasaki Hongkong
      hehehehee.
      Yang pasti kita semua berharap Konsumen motor Indonesia janganlah selalu di nomor dua tiga empat dst

      Hapus
  11. Ajib ni montor. Sayang Kelamaan, jadi bosan liat desain ni montor. Klo penahan cipratan ban belakang ganti seperti KTM Duke 200 jelas lebih segeeer. Soale bosen liat yg P 135.

    BalasHapus
    Balasan
    1. biar pihak kawasaki yang memikirkannya.
      kita lihat saja apa ada perubahan yang lebih baik atau tidak nantinya.

      Hapus
  12. semoga gak menjadi anak tiri se tiri2nya KMI. #pengalamanPribadi pake pulsar 180 IV memang menyenangkan, tp saat mengalami kerusakan vital pasca kecelakaan, ampun susahnya cari spare part. Semoga tidak terjadi di pulsar 200 ns

    BalasHapus
  13. Lucu bos! tahun ikin kan cuma mau dijual sekitsr 12.000, g bisa jd raja sprot

    BalasHapus

Setiap komentar Anda sangat berarti sekali untuk
Blog ini agar bisa menjadi lebih baik kedepannya.
Berkomentarlah dengan baik demi
kenyamanan bersama.

Tak ada yang bisa saya berikan selain ucapan terima
kasih karena telah memberikan apresiasi terhadap
artikel-artikel Saya.

Saya tidak pernah melarang untuk menggunakan
fasilitas Anonim namun setidaknya gunakanlah
akun Anda atau minimal nama dan url.
Sehingga kita bisa berteman lebih akrab.