Laman

Pengunjung

Kamis, 13 Juni 2013

KBP200NS KARBURATOR PEDE AZA LAGI!!!!!

KBP200NS merupakan salah satu motor yang bisa buat seseorang terpesona dalam pandangan pertama. Dengan harga 23.3 juta rupiah bukan termasuk harga yang tinggi dengan performa motor yang kita dapatkan. 6 speed transmisi akan menjadikan motor tersebut sebagai motor sport sejati. Tinggal waktu yang akan menjawabnya apakah nanti KBP200NS bisa menjadi motor Idola lelaki Indonesia.


Banyak orang yang menyayangkan kalau mesin KBP200NS itu masih menggunakan karburator. Tapi menurut saya pribadi, dengan menggunakan mesin karburator itu merupakan awal yang tepat dalam memasarkan motor tersebut. Pada artikel-artikel yang terdahulu (saya harap anda telah membacanya) bahwa teknologi 3 busi yang tertanam pada mesin KBP200NS itu sudah setara dengan motor yang bermesin Injeksi. Itu lah yang menjadi alasan mengapa KBP200NS itu wajib menggunakan PERTAMAX.

Jangan pernah meremehkan motor yang bermesin karburator, Contohnya saja Honda Tiger, mesin motor tersebut sudah teruji tangguh di jalanan Indonesia. Kembali lagi dengan motor KBP200NS walaupun masih bermesin karburator tetapi ternyata lebih canggih bila dibandingkan dengan motor karburator lainnya. 3 busi yang tertanam pada mesin KBP200NS yang menjadi faktor penentunya.

Dengan menggunakan tiga busi bukan hanya untuk penunjang performa pada KBP200NS saja, namun 3 busi juga membuat pembakaran yang makin lebih efisien, dapat meningkatkan kinerja mesin dan mengurangi emisi,,, mantap kan. Kalau ada yang mengatakan kalau untuk lulus euro 3 mesin motor itu harus injeksi itu SALAH BESAR. Standar Euro hanya menetapkan emisi gas buangnya, bukan teknologi pada mesinnya. Jadi mau motor itu karburator ataupun injeksi sama-sama bisa lulus standar euro 3.

Ketika perusahaan-perusahaan motor Jepang menerapkan teknologi mesin injeksi yang jelas lebih mahal untuk bisa menekan emisi gas buang yang lebih rendah pada motornya, Bajaj malah menemukan teknologi yang harganya jauh lebih murah tapi punya kemampuan yang sama, sama-sama bisa menekan emisi gas buang. Teknologi 3 busi merupakan teknologi yang harganya merakyat.


31 komentar:

  1. pertamaxxx

    http://otoradians.blogspot.com/2013/06/ada-juga-brosur-honda-verza-kredit-harian.html

    BalasHapus
  2. Masih lebih banyak masyarakat yg punya obeng ketimbang diagnostic tool dan laptop.. Hidup karbu!!

    BalasHapus
  3. motor yang tidak injeksi tapi sudah euro 3 apa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kira-kira motor injeksi yang saat ini tangan masyarakat umum sudah euro 3 enggak yaaa?????

      Hapus
    2. tidak smuanya e3 masbro.. cb150 itu aja masih e2

      Hapus
    3. teman saya bilang motor matic, motor bebek dan motor batangan yang saat ini di jual di Indonesia semuanya belum lulus euro 3, baik itu karburator ataupun injeksi

      Hapus
    4. Piaggio Zip 100
      Piaggio Liberty 100
      Piaggio Vespa LX 125

      semuanya pakai karburator, busi tunggal, sudah lulus standar Emisi Euro-3

      Hapus
    5. mantaaaaap mantaaaaaap,,,,
      pasti malu tuh yang bilang kalau motor yang lulus euro 3 itu wajib injeksi,,,

      Hapus
  4. aprilia rs125, karbu, 2 stroke pula... tapi euro-3

    BalasHapus
    Balasan
    1. mantap,,,,
      semoga ninja 2tak juga bisa lulus juga yaaa
      sayang bila si jambakan setan itu akhirnya musnah karena enggak lulus euro 3

      Hapus
    2. hmmm..adakah sinyal Pak guru akan mengganti ninja 150 dengan KBP 200..??

      Hapus
    3. Heheheheee entar saja pak,,,,
      ketinggian motor itu buat saya
      takut susah kalau berhenti,,,
      entar saya jintit-jinjit seperti penari balet

      Hapus
  5. jadi euro 3 itu tidak tergantung dengan motor karburator atau injeksi gitu kan pak guru?

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul pak,,, tapi sayangnya kita sudah terjebak dalam pemikiran kalau motor yang lulus Euro 3 itu harus bermesin injeksi

      Hapus
  6. evolusi teknologi pengkabutan...kalo riset keduanya tetap jalan karbu dan injeksi saling mengoptimalkan kemampuan gas buang...
    karbu plus catcon plus entah apa lagi...optimal sampai euro 4 atau lima bisa saja..cuma siapa yang akan meriset
    Injeksi plus catcon...berapa banyak catcon yang harus dijejalkan dan harus mengebiri tenaga motor..intinya injeksi karena memiliki presisi pengkabutan dibanding karbu yang harus ada penyetelan berkala...atau lebih tepatnya karbu distel lebih sering dibanding injeksi..pada akhirnya tetap...jenis bahan bakar, sistem pengapian dan sudah barang mahal pasang catalic converter yang baik..baru euro euro-an kita bahan...wong motor di indo belum ada yang masuk ranah euro 3...lah bajaj pulsar 180 UG3 dan UG4, 200cc dan 220 emisi gas buangnya dah EURO2 tanpa injeksi..ditunjang Catcon di snalpot (tengok harga knalpot ori Pulsar yang mehel)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Knalpot KBP200NS tanpa catalic converter
      dengan teknologi 3 busi + bahan bakar prtamax/plus
      emisi gas buang yang dikeluarkan oleh motor tersebut rendah.

      Hapus
    2. bro yud.... si knalpot PNS udah ada kok cc nya cuman imut, n harga n ukurannya 1/3 dari knalpot UG4 atau P200/P220 ,,,,,, lupa link nya euy, di bahas blog indihe, naaah apalabi kalo itu CC PNS di buat sehede p220 atau lebih gede??? bakal lolos EURO 5 tuh jangan2 . . .hehe

      Hapus
    3. wah ada ya,,,teman saya bilang enggak ada,,,
      trims atas infonya

      Hapus
  7. betul...betul..yg penting udah lolos Euro 3...
    ehm..ehm..
    tapi kalo motor 2 tak yg euro3 ya cuma aprilia...
    2tak euro3 pancen jossss...

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau kawasaki ninja 2tak bisa menerapkan teknologi 3 busi + catalic converter pada knalpotnya mungkin bisa lulus ujian negara (Euro 3, hahahahaaaaaa

      Hapus
  8. pemikiran injeksi sudah Euro # tidak sepenuhnya benar....cuma minset pikiran kita saja yang dicuci otak oleh perusahaan2 otomotif (ATPM) agar kita membeli motor injeksi mereka....

    ya kalo gak ada yang beli, bangkrut donk...hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. sayangnya banyak diantara kita yang tercuci otaknya,
      Euro 3 itu pasti injeksi,,,

      Hapus
    2. setuju bro Yudha.....ya begitulah

      Hapus
  9. Tapi kalo saya kurang cocok TB terlalu irit 165 cm




    KTM 500 bermesin diesel http://yoyokefendi99.blogspot.com/2013/06/ktm.html

    BalasHapus
  10. ini juga.... malah 2 tak two strokes
    http://sukanyamotor.blogspot.com/2013/06/aprilia-rs-125-terbaru-2-stroke-euro-3.html

    BalasHapus
  11. motor injeksi d gemari,gw sih ogah banget miara nya,bukan karena apa apa,emg jarang perawatan bla bla blaaaa.....
    Cuman jika sensor sensor udh kena wewwww bikin mumet bro harga spare part nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau rusak motor injeksi lebih ngerepotin

      Hapus

Setiap komentar Anda sangat berarti sekali untuk
Blog ini agar bisa menjadi lebih baik kedepannya.
Berkomentarlah dengan baik demi
kenyamanan bersama.

Tak ada yang bisa saya berikan selain ucapan terima
kasih karena telah memberikan apresiasi terhadap
artikel-artikel Saya.

Saya tidak pernah melarang untuk menggunakan
fasilitas Anonim namun setidaknya gunakanlah
akun Anda atau minimal nama dan url.
Sehingga kita bisa berteman lebih akrab.