Laman

Pengunjung

Kamis, 18 Juli 2013

KBP200NS SI PEMBUAT DERITA


Tampilan Kawasaki Bajaj Pulsar memang mempesona, tapi sayang seribu sayang tidak semua orang bisa menikmatinya walaupun mampu untuk membelinya. Motor asli India itu memang bisa membuat derita khususnya bagi biker yang mempunyai tinggi badan 163 cm ataupun di bawahnya.

Aw aw bukan maksud hati saya untuk melarang anda untuk membeli KBP200NS. Tapi bila anda bertubuh mungil lebih baik pikir kembali untuk membeli motor tersebut. Kalau sekedar untuk koleksi, silahkan saja. Tapi bila KBP200NS anda gunakan sebagai motor harian saya jamin anda akan tersiksa dan menderita. Tersiksa ketika mau naik dan turun maksudnya.

Kalau salah satu kaki yang masih bisa memijak bumi sedangkan kaki yang lainnya tergantung, anda juga harus berhati-hati karena bobot motor tersebut lumayan berat. Sebelum membeli motor tersebut saya sarankan anda latihan dulu berapa minggu untuk angkat beban. Karena apa??? Jangan sampai terjadi kejadian memalukan di lampu merah anda terjungkir di tengah keramaian karena tak mampu menahan berat motor. Hahahaaaa.


Apa lagi kalau kedua kaki yang tergantung, bisa-bisa anda harus mencari trotoar dulu ketika naik dan turun KBP200NS. Nah bagaimana kalau trotoar tak di temukan. Saya yakin anda bisa bingung untuk mencari pijakan. Ujung-ujungnya anda bergaya seperti Cowboy Amerika dengan kudanya, naik dan turun dengan cara melompat (emang kodok apa pake lompat-lompat wkwkwkwkkk).

Akhirnya kata pandai-pandailah memilih motor yang anda gunakan untuk harian. Jangan sampai motor yang di miliki malah membuat derita, derita badan dan derita hati. Motor terbaik bukanlah berdasarkan bentuknya tapi berdasarkan rasa nyaman di kendarai oleh pemiliknya.
 

25 komentar:

  1. Pertamina !!!
    Yang di bawah kios bensin eceran aza dah
    qiqiqqi

    BalasHapus
  2. Akhirnya kata pandai-pandailah memilih motor yang anda gunakan untuk harian. Jangan
    sampai motor yang di miliki malah membuat derita, derita badan dan derita hati. Motor terbaik
    bukanlah berdasarkan bentuknya tapi berdasarkan rasa nyaman di kendarai oleh pemiliknya.
    ---------------------------
    Mantap ulasannya bang Yudha...

    BalasHapus
  3. jangan sampai menyesal di kemudian hari karena tersiksa motor yg kurang sesuai dg postur tinggi tubuh..
    walaupun sebenarnya bisa di akalin dg di bikin pendek dg merendahkan shockbreaker,tapi namanya modif tetap tak seenak aslinya aslinya..

    BalasHapus
  4. di Indonesia biasanya selalu saja ada akal buat diceperin.
    ganti ban profil rendah dan lebar, ganti shock.
    tau dah handlingnya jadi hancur apa engga

    BalasHapus
  5. Balasan
    1. Kalau masih kurang, ambil tangga saja
      qiqiqi

      Hapus
  6. Mongtor aing mah kumaha aing eui, dasar rempong...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ckckckckk···· Ternyata masih saja ada orang yang belum bisa berbahasa Indonesia ya

      Hapus
  7. bagi yg maksa beli...Kan tinggal mendekin shockbreaker dpn blkg bro....Trus ganti knalpot yg g pake katalis......P200NS tinggi kan krn penempatan katalis knalpotnya yg besar di paksakan di bawah mesin..hehe.....imho

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perlu usaha bagi yang berbadan rendah untuk merasa nyaman untuk mengendarai motor tersebut

      Hapus
  8. Kang Yudha....
    Kalimat anda : "Tapi bila anda bertubuh mungil lebih baik pikir kembali untuk membeli motor tersebut."

    Ralat dari saya : Walaupun bertubuh mungil ya gpp juga sih kalo mo beli motor itu yang penting tidak untuk dinaiki, bukan begitu bukan..?

    Kenapa kok saya ralat : karena ini kejadian ada di depan mata saya, Boss saya yang "bertubuh mungil" membeli motor KBP200NS. Tapi...hanya beli doang.... Lha..? trus yang make siapa...? ternyata itu buat anaknya.... yg notabene tubuhnya lebih besar dan gambot daripada tubuh bapaknya... ha..ha..ha...
    Oke Kang Yudha...?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha, kalau seperti itu ya enggak apa-apa

      Hapus
  9. jooossssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssss

    BalasHapus
  10. terlepas dari sektor kubikasi n performance,,untuk design ane lebih suka gambar p200ns yang atas (indihe red) coz lebih simple, kalem, maskulin, pn aduan warna sama lekukannya lebih elegan, jujur ane jatuh cinta sama yang pas foto p200ns oranye yg di indihe,,klo yg di tambahain striping sma kawasaki (indo red) jadi kya keramean n yang disayangkan ga ada yg warna oranye khas yang p200ns di indihe...imho...cmiw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tinggal lepas saja stripingnya sobat, biar mirip sama yang di Hindi

      Hapus
  11. orang indonesia kebanyakan yang penting gaya meski ga nyaman

    BalasHapus
  12. bener2 jadi penasaran...setinggi apa ya kira2 ehehe..
    kalo tar ke bengkel ada di pajang si PNS ay coba2 naek deh...

    soalnya si Z aja yg termasuk tinggi dan berat (168kg kosong) gak smp bikin ay suffer, dipake mostly harian (kecuali ujan atau becek pakenya skupi fi aja hehe)

    tinggi resmi ay 163. (versi SIM 165 hehe).

    si Z ribet kalo mau parkir, radius putar yg pendek suka bikin berkali kali maju mundur ... ditarik gak kuat..bueratt tenann kekeke...


    BalasHapus
  13. Galau menunggu sport helm in http://yoyokefendi99.blogspot.com/2013/07/new-viktion-lightening-aki-tekor-gak.html

    BalasHapus

Setiap komentar Anda sangat berarti sekali untuk
Blog ini agar bisa menjadi lebih baik kedepannya.
Berkomentarlah dengan baik demi
kenyamanan bersama.

Tak ada yang bisa saya berikan selain ucapan terima
kasih karena telah memberikan apresiasi terhadap
artikel-artikel Saya.

Saya tidak pernah melarang untuk menggunakan
fasilitas Anonim namun setidaknya gunakanlah
akun Anda atau minimal nama dan url.
Sehingga kita bisa berteman lebih akrab.