Laman

Pengunjung

Minggu, 26 Mei 2013

BELI PERTAMAX PLUS TAK TERASA BERAT


Pertamax Plus bensin nomor satu yang di jual oleh Pertamina. Kalimantan Barat salah satu Provinsi yang saya anggap paling beruntung kalau kita bicara tentang bensin jenis itu. Mengapa paling beruntung??? Ketika pengendara motor di provinsi lain mengidam-ngidamkan Pertamax Plus, di Kalimantan Barat bensin Pertamax Plus berlimpah ruah.

Saya tidak tau yang menjadi alasan Pertamina, mengapa Provinsi saya itu dipilih Pertamina sebagai salah satu provinsi yang stok Pertamax Plus begitu melimpah ruah. Saya jamin deh anda tidak akan kesulitan mendapatkan Pertamax Plus ketika anda touring ke Kalimantan Barat, hampir setiap ibu kota kabupaten di provinsi ini berapa SPBU-nya menyediakan Pertamax Plus.

Mmmm···· Sudah tiga bulan ini Ninja 2tak saya menggunakan konsumsi bensin yang berwarna merah itu loh. Alasannya??? Pertamax Plus terlalu sayang untuk tidak dinikmati, apa lagi setelah saya tau bahwa tidak setiap biker yang daerahnya ngejual bensin jenis ini. Dari awal ketika saya membaca artikel blog tetangga, saya lebih sering membaca penyebutan pertamax di bandingkan pertamax plus oleh para pengunjung bila membahas BBM. Ternyata di Jawa, SPBU Pertaminanya kebanyakan hanya ngejual Pertamax saja ya. Beruntung sekali kalau begitu biker di Kalbar.

Kecintaan saya semakin bertambah setelah saja tau ternyata Pertamax Plus di jadikan BBM resmi yang digunakan untuk balapan Nasional, waduh bensin motor ninja 2tak saya sama dong dengan bensin yang di gunakan oleh para pembalap tersebut. Kalau Suzuki Spin saya memang dari awal beli sudah menggunakan Pertamax Plus. Nah, kalau bicara harga, memang harga Pertamax Plus termasuk tinggi, Rp 11.200 sewaktu-waktu bisa naik bisa turun harganya (maklum bensin standar Internasional harganya ngikutin harga bensin dunia).

Ada berapa cara yang bisa kita siasati agar kita tidak merasa berat dalam penggunakan/pembelian Pertamax Plus untuk konsumsi motor kita, apa lagi kalau motor kita itu motor batangan (NVL, CB150R, NINJA 250fi, Ninja R/RR, Inazuma dll).

1. Beli Pertamax Plus dengan cara nyicil.

Bila kapasitas tangki motor kita di atas 10 liter ke atas, pasti akan terasa berat kalau kita ngisi Pertamax Plus sekaligus. Lebih baik nyicil dulu dikit-dikit, seliter dulu, dua liter dulu, tiga liter dulu. Pelan tapi pasti bensin di motor anda akan berubah jadi Pertamax Plus. Percaya tidak percaya setiap ke SPBU anda beli pertamax plus, bensin premium dalam tangki anda akan berwarna merah akhirnya.

2. Jangan beli Pertamax Plus dengan sebutan literan.

Setiap ngisi Pertamax Plus di SPBU saya enggak pernah tuh beli dengan menggunakan literan, langsung saja saya menyebutnya dengan nilai uang rupiah. 20 ribu bang, 15 ribu mbak, isi 30 ribu saja ya. Banyak sedikit biar petugas SPBU yang ngaturnya. Siapkan uang pas dalam kocek celana/baju sesuai dengan angka penyebutan kita tadi. Ketika anda membeli dengan harga 20 ribu tapi terisi 25 atau 30 ribu, itu bukan kesalahan anda. Anda cukup membayar dengan uang pas tersebut. Kerugian, biarlah petugas SPBU yang nanggung. Siapa suruh ngisi sambil melamun atau terpesona dengan senyum manis sang biker wkwkwkwkwk. Ini pengalaman pribadi loh, biasanya petugasnya jenis kelamin wanita dan masih muda.
  
3. Jangan tunggu Tangki kosong

Inilah yang terkadang jadi kelemahan biker yang memiliki motor batangan. Mentang-mentang kapasitas tangkinya besar jadi sering kelupaan beli bensin, ujung-ujungnya beli bensin nunggu bensin di tangki sudah mulai sedikit. Alhamdulillah Tangki motor ninja 2tak saya enggak pernah kosong. Saya selalu berusaha membeli bensin untuk motor batangan saya sama seperti saya mengisi motor bebek ataupun motor matic saya. Dalam artian mengeluarkan biaya akan terasa lebih ringan kalau motor kita tangkinya tidak dalam keadaan kosong. Mau tau tidak, petugas di SPBU km4 Sintang sering senyum-senyum loh kalau saya mulai masuk ke sana. Di antara belasan atau puluhan biker yang antri premium, saya sendirian saja masuk ke tempat pengisian Pertamax Plus. Mengapa petugas SPBU itu tersenyum, lah saya ngisi 20 ribu langsung penuh koq.

4. Jangan Lupakan Premium begitu saja.

Setelah akhirnya di dalam tangki motor anda sudah tercemar Pertamax Plus (ciiiie ciiiiieeee). Saya harap anda jangan lupakan bensin Premium seharga Rp 4.500 itu. Mengingat bensin jenis itu sudah sangat berjasa kepada kita (Alasan saja).  Padahal lagi bulan tua wkwkwk, Kalau anda pengusaha pasti enggak ada istilah bulan tua tapi berbeda dengan saya yang pegawai negeri sipil ini. Saya juga tetap membeli premium terutama ketika saya di tempat tugas, dengan catatan Jumlah premium yang masuk tidak boleh banyak di bandingkan Pertamax Plus. Pertahankan terus bensin dalam tangki anda berwarna merah bukan bening.

Oh ya ketika anda melihat biker CBR/Kawasaki Ninja 250 membeli bensin jenis Premium jangan selalu berprasangka buruk mana tau cara-cara yang telah saya pakai di atas dalam memperingan rasa dalam pembelian Bensin Pertamax Plus telah mereka terapkan dalam kehidupan sehari.

Dengan menggunakan Pertamax ataupun Pertamax Plus seakan-akan kita merawat total mesin motor kita.



PESAN SPONSOR »
Bila anda merasa anda orang Indonesia, bila anda merasa punya tanggung jawab dalam pembangunan negara ini, bila anda merasa anda mencintai tanah air Indonesia. Ketika anda punya kemampuan untuk membeli bensin beroktan tinggi maka pilihan anda adalah PERTAMAX PLUS PERTAMINA bukan yang lain

37 komentar:

  1. haha..boleh juga tipsnya..
    by the way..selama ini memang saya nggak pernah beli bensin dg menyebut literannya..langsung menyebut mata uangya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lebih enak ngitung pengeluaran isi dompet kalau langsung menyebut mata uangnya. Mempermudah pekerjaan petugas spbu lagi, enggak perlu ngembaliin sisa uang. dari pada beli premium 1 liter premium Rp 4.500- mendingan langsung beli dengan harga Rp. 5.000-

      Hapus
  2. saya beli kok,,saya cinta tanah air saya.
    tapi saya selalu dikhianati pejabat/wakil rakyat saya..
    tidak percaya??? lihat ahmad f**nah,,lihat angelina so***k.

    uang yang seharusnya untuk kepentingan rakyat,,,di tebar2 untuk wanita dan kepentingan pribadinya,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tenang saja, para penghianat itu pasti dapat ganjarannya

      Hapus
  3. di kabupaten sya ga da tuh pertamax plus
    musti ke kabupaten sebelah

    xixixi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya sudah beli premium saja kalau begitu

      Hapus
  4. Weeee, maknyussss.....pertamax saja diJawa gak laku, apalagi partamax +. Sering melihat mobil kelas mewah negak siKuning (Premium) :lol:

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau di jawa banyak jual bensin beroktan tinggi perusahaan londo ya

      Hapus
  5. Pertamax itu bensin mahal, dari Jawa dibawa ke Kalimantan plus ongkos kirim, biar gak kentara harganya di embel2i kata Plus, jadinya Pertamax Plus. Dasar orang Kalbar aja yang Botol (Bo*** dan Tol***), mau aja ditipu beli bensin kualitas biasa eh dibawah standar (karena diangkut pakai tangki karatan plus dioplos ditengah laut) pakai harga mahal ala Pertamax Plus.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yakin tuh Pertamina berani main tipu-tipu.
      Pertamax mahal yaaa, perasaan lebih murah di bandingkan pertamax plus.
      btw, bensin pertamax warnanya apa ya???? Merah yaaa.
      wkwkwkwk···· Pertamax itu warnanya biru, hanya yang buta warna saja yang tidak bisa membedakan mana pertamax mana yang pertamax plus.

      Hapus
  6. gw pake Shell V-Power... kualitas dibanding sm Pertamax+ secara klinis gk tau... yg pasti kl dr feeling lebih halus pake V-Power..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saran saya seh pake pertamax plus aza deh

      Hapus
  7. di kota kecil macam majalaya saja....pertamax sdh susah....apalagi pertamax plus.... yah...nasib.....nasib....barangnya susah, blinya juga susah.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga pertamax dan pertamax plus bisa merata di seluruh Indonesia

      Hapus
  8. Betul tuh bangbro, pertamax warnanya biru, kalau dibilang hanya karena angkut jadi plus, yg bilang itu yg botol, banget malah botolnya udah kritiknya salah, pake ngatain orang lagi ! Ditempat saya belum ada pertamax plus, sementara mempertahankan warna bbm ditangki tetap biru.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tips di atas bisa pula di terapkan dalam pembelian pertamax

      Hapus
  9. Motor gw paling sering nyerobot antrian,

    Petugas SPBU sampai hafal.
    Mas, pertamax full tank kan..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wow mantap, jalur pertamax juga pake antri
      pasti kesadaran masyarakat di sana akan penggunaan
      minyak non subsidi begitu tinggi

      Hapus
  10. Di kalbar cara pengisian'nya masih manual ya pak ??
    Nominalnya gak tepat donk..
    Kalo disini kan kalo beli 5000 ya berhenti tepat di 5000...
    Jadi gak sampe kurang ato lebih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Otomatis, tapi itu kan harus di pencet-pencet dulu, berapa petugas sukanya langsung isi saja.

      Hapus
  11. PESAN SPONSOR »
    Bila anda merasa anda orang Indonesia, bila anda merasa punya tanggung jawab dalam pembangunan negara ini, bila anda merasa anda mencintai tanah air Indonesia. Ketika anda punya kemampuan untuk membeli bensin beroktan tinggi maka pilihan anda adalah PERTAMAX PLUS PERTAMINA bukan yang lain

    ========================================================

    Bro, ane di Depok & Jakarta - pelayanan di Pertamina kurang membuat ane nyaman.
    Lebih nyaman di Shell atau Total.
    Harga hanya beda 100 rupiah / 200 rupiah tapi pelayanan mereka benar2 menghargai pembeli.

    Ada 1-2 petugas yang kurang ramah, tapi kalau ditegur/diingatkan, mereka akan minta maaf.

    So, maaf, Bro. Bukannya ane tidak nasionalis, tapi ane ingin dihargai setiap sen uang hasil kerja ane dengan pelayanan yg setimpal.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga pihak spbu pertamina membaca keluhan sobat.
      Pelayanan konsumen dengan baik harus di utamakan.
      Jangan sampai ketika bule beli premium di senyum-senyum
      pas orang Indonesia beli pertamax + malah petugasnya
      pasang wajah masam. Keterlaluan namannya

      Hapus
  12. Kalo saya sudah menerapkan semua petuah di atas Cik Gu.. cuman komposisi premium-nya aja yang kebanyakan.. hehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwkwk···· enggak ada efeknya dong

      Hapus
  13. wah kalau aku harus pake pertamax masih berat soalnya untk kerja tiap hari pake scorpio minum bensin 5 liter nah kalau pake pertamax gajiku bisa tekor. jadi aku minta pengecualian ya, hehehe

    BalasHapus
  14. tapi klo motor jarang dipake jgn pake pertamax atau pertamax plus mas bro, krna oktan yg tinggi bila tdk digunakan bkin ngendap di tangki (pengalaman),, tapi klo tetep pake sih, walau motor jrang digunakan, panasin setiap minggu min. 2kali penting,

    di sisi lain, pertamax plus jelas lebih joss tarikannya,, mantapp


    http://mottobiker.wordpress.com/2013/06/02/revolusi-gsx-r-adakah-kemungkinan-hadirnya-gsxr-series-versi-150cc-nya-di-indonesia/

    BalasHapus
  15. Wah bro, kalo di jkt, pilihan ga mesti pertamina, bisa shell atau total. Pilih aja yg paling murah. Pertamina selalu ngiklanin anak bangsa. Tapi bikin sakit ati kalo tau standar gaji mereka dibanding beban kerja mereka yg ga seberapa. Buat apa kalo kita bela2in bikin org pertamina kaya raya?

    BalasHapus
  16. ngomongin performa, keiritan, dan kebersihan ruang mesin, perawatan mesin melalui bahan bakar yang sesuai dengan kompresi mesin (motor sekarang kompresi tinggi-tinggi lho. misal varian vario 11:1, mobil ekonomis kayak avansa zenia mempunyai kompresi 11:1) akan sangat tidak layak jika memakai premium karena premium hanya cocok untuk kendaraan dengan ratio kompresi maksimal 9:1. jika dipaksakan akan mengakibatkan pre ignition (pembakaran sebelum waktunya) dimana bensin terbakar karena tekanan piston baru disusul oleh pembakaran daari busi. hal ini terjadi karena premium kurang kuat menahan tekanan saat piston berada pada titik mati atas. semakin tinggi nilai oktan akan semakin kuat menahan tekanan piston sehingga diharapkan bahan bakar terbakar tepat pada titik mati atas (pas dengan percikan dari busi) sehingga menghasilkan tenaga yang tepat. hasilnya tenaga bertambah , pembakaran sempurna, tidak meninggalkan sisa pembakaran yang akan menumpuk menjadi kerak karbon di rauang bakar. selain peningkatan oktan peningkatan nilai kalor juga berpengaruh pada kekuatan/torsi kendaraan. jadi sangat layak jika kendaraan dengan kompresi tinggi mengunakan oktan yang tinggi juga. premuim oktan 88 pertamak oktan 92 pertamak plus oktan 95.
    saran saya beli saja addditif produk anak bangsa yang sudah teruji dari pada merk luar kayak STP dan TOPONE. hanya dengan 2 tetes perliter seharga 250-600/liternya. bisa mendapatkan nilai oktan hingga 98(gak ada yang jual di indonesia), meningkatkan kalor bakar, memelihara mesin secara bertahap, tidak ada efek samping yang negatif. kunjungi mynorival.com. cukup bensin premium RP.6500+norival platinum 2 tetes Rp. 350 = Pertamax plus RP 12.000an.

    BalasHapus
  17. Pertamina kalau mau maju harus banyak belajar, terutama dr SPBU Shell, knp shell? Krn SPBU swasta satu ini yg paling patut dijadikan contoh. Pelayanan ga usah ditanya deh, anak kecil jg betah main dsini.. Soal safety no 1, bwt bikers batangan kyk bro Yudha pasti klo ngisi dsuruh turun. Dan yg paling gua suka adalah quality controlnya, mw di manapun, biar di daerah pinggiran, opsi bensinnya selalu lengkap dan fasilitasnya jg. Beda am pertamina yg pake "kasta" SPBU Pasti Pas yg ada di tgh kota sm SPBU "Biasa" yg ada di daerah pinggiran. SPBU Pasti pas jg respon terhadap munculnya Shell, Total, petronas, dll. CMIIW. Bknnya mw ngebandingin, tp smoga pertamina mw banyak belajar soal pelayanan, bkn cm iklan di TV aja dibagusin. Salam.

    BalasHapus
  18. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  19. Pertamax plus sih sejauh yg saya pakai, memang bgus dan bersih(ga kalah dr shell) Kbtulan motor saya piaggio LX 150ie yg butuh oktan 95. Tp jujur klo soal performa pertamax+ kalah jauh dibanding v-power(hehe^^). Just info, SPBU Shell udh bnyk bgt di Jakarta, menyusul di kota2 lain. Dan ga menutup kemungkinan di luar pulau Jawa. So, pertamina jgn mau kalah!!! Salam

    BalasHapus
  20. Alhamdulillah waktu gua pake old vixion (2009) gua pake pertamax plus campur premium... tp sekarang pake NVL alhamdulilah belum kemasukan bbm lain selain pertamax plus... harganya juga sekarangkan ga ampe 2x premium...enaknya antrian di spbu pendek tp ya di serang kota baru ada 1 spbu yang sedia pertamax plus...

    BalasHapus

Setiap komentar Anda sangat berarti sekali untuk
Blog ini agar bisa menjadi lebih baik kedepannya.
Berkomentarlah dengan baik demi
kenyamanan bersama.

Tak ada yang bisa saya berikan selain ucapan terima
kasih karena telah memberikan apresiasi terhadap
artikel-artikel Saya.

Saya tidak pernah melarang untuk menggunakan
fasilitas Anonim namun setidaknya gunakanlah
akun Anda atau minimal nama dan url.
Sehingga kita bisa berteman lebih akrab.