Laman

Pengunjung

Senin, 27 Januari 2014

MOTOR 2TAK HANYA UNTUK ORANG KAYA


Sampai detik ini hanya KMI (Kawasaki Motor Indonesia) doang yang masih jualan motor dengan mesin 2tak, jenis trail dan sport. Cuma yang jenis sport yang paling kita kenal yaitu Kawasaki Ninja R/SS dan Kawasaki Ninja RR. Kalau kita bicara Ninja yang paling kecil itu mungkin tak akan ada habis-habisnya, bukan hanya kencangnya doang tapi motor tersebut selalu saja tertuduh sebagai salah satu motor yang mencemari udara Indonesia yang segar dan bersih ini (???).

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Indonesia akan menerapkan standar emisi Euro 3, Tapi kapan ya?????? (Ngomong-ngomong ada yang tau enggak kalau Kawasaki Ninja 250 mono itu sebenarnya baru lulus Euro 2 atau udah tembus tembus euro 3 ya????). Kembali lagi ke motor 2tak khususnya Ninja R/SS/RR, apakah motor tersebut terancam keberadaannya bila diberlakukan Euro 3, Mmmm,,,,,, sebenarnya enggak juga sih kalau KMI mau.
Kalau KMI mau Ninja 2tak itu bakalan tembus Euro 3 koq. Cuma ya itu banyak yang harus disesuaikan. Tinggal dihitung cost-nya masih masuk akal untuk dijual atau enggak. Yang ini ni yang jadi masalah sebenarnya, saya rasa KMI udah hitung untung rugi bila akhirnya Kawasaki Ninja 2tak itu lulus Euro 3. Baru lulus Euro 2 saja masih banyak orang yang sampai detik ini hanya bisa memimpikan untuk memiliki motor tersebut apalagi kalau sudah lulus Euro 3. Jangan lupa SENJATA UTAMA dari KMI untuk saat ini adalah motor ninja 2tak dan tak akan mungkin menjual senjata utama dengan harga 50-60 juta rupiah.

Dengan harga 50-60 juta (bisa jadi lebih loh) Kawasaki Ninja 2tak Euro 3 akan menjadi motor mahal yang akan membuat konsumen kelas menengah (lebih enggak kurang enggak pokoknya pas-passan lah) untuk berpikir 2 sampai 3 kali untuk meminang motor tersebut. Akhirnya seperti yang kita ketahui bersama KMI akan meluncurkan Kawasaki Ninja 250 Mono sebagai pengganti senjata utama mereka itu. Bila akhirnya Kawasaki Ninja 2tak itu di STOP PRODUKSINYA bukan karena mencemari lingkungan atau enggak bisa lulus Euro 3 tapi dikarenakan harga ninja 2tak bila tembus Euro 3 itu kemahalan untuk biker kebanyakan.

Lalu bagaimana keberadaan motor bermesin 2tak secara umum apakah akan musnah begitu saja???? No no no motor 2tak masa depannya masih panjang bro tapi sayangnya bukan untuk kita yang pas-passan ini wkwkwkwkk,,,, motor 2tak pada masa depan hanya ditujukan hanya buat para penghobi dan orang kaya doang yang tingkat ekonominya menengah ke atas. Biar bisa/mampu membeli motor 2tak terbaru pada masa depan mau tak mau yaaaa kita harus jadi orang kaya biar bisa menikmati jambakan setan motor 2tak.

Yuk kita nikmatin bareng motor 2 tak mainan orang kaya itu.


Bukan karena mesin 2tak membuat saya berpikir untuk membeli motor tersebut, bukan pula karena motor tersebut bermesin 64 cc (Ninja 2tak milik saya saja 150cc), tapi bila anda berminat KMI bisa mengantarkan motor  Kawasaki KX 65 tersebut di depan pintu rumah anda, Harga sementara hari ini (silahkan beli mumpung belum naik) untuk Of The Road-nya hanya Rp. 36.400.000,- baru Of The Road loh, jangan tanya saya berapa kalau harga On The Road-nya. Lalu kita main apa, kemahalan tuh??? Ya sudah kita main Kawasaki KLX150S saja, harga OTR hanya Rp. 23.200.000.- dapat mesin 150cc lagi hehehehe.

Enggak doyan 64cc ya bro,,, ya udah KMI udah nyediain yang 85 cc. Kawasaki KX 85 harganya murah meriah untuk golongan kaya, Harga On The Roadnya silahkan tanya pada Sales Kawasaki kalau Of The Road di situs resmi KMI motor itu berharga Rp. 49.400.000.- ingat ini harga Of The Road loh.

Enggak doyan motor trail maunya motor berfairing, Bro mau motor 2tak berfairing yang udah lulus Euro 3 ya??? Ya udah bro bisa melirik Aprilia RS 125 harganya mau seratus juta rupiah lebih sekarang bro, ya murah ada juga bro sekitar 80 jutaan dah tapi masih standar Euro 2 seperti ninja 2tak.


Kalau lihat harga seperti itu secara pribadi saya akan memilih Kawasaki Ninja 250 ABS walaupun masih Euro 2 dibandingkan Aprilia RS125 Euro 3. Bukan karena itu motor mesin 2tak tapi harga tu motor yang bikin guling-guling.

 " Sorry Bro!!!! Ane sekarang jarang update artikel baru,, bukan kehabisan ide tapi sekarang lagi sibuk mempersiapkan jiwa dan raga siswa Kelas XII agar lebih mantap menghadapi UN,, Ngeblog bagi ane hanya sekedar sambilan dan iseng semata bukan untuk ngejar Hit ataupun mata pencarian. Harap maklum ya bro, ane juga kurang sreg kalau buat artikel kalau cuma seuprit tulisannya"


27 komentar:

  1. wkwkwkwk Lucu seperti jambakan setan minyak tanah

    BalasHapus
  2. gaya ente oke lah, bilang suka sama 2 tak. tapi deman juga sama ninja 4 tak.
    ditulis dengan sepenuh hati oleh juragan minyak tanah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Suka 2tak bukan berarti benci 4tak
      Senang karburator bukan harus benci injeksi.
      2 motor saya 2tak
      2 lainnya 4tak.
      Jangan tanya brandnya???
      Kawasaki, Suzuki, Honda dan Yamaha ada.

      Hapus
    2. kalau tidak ada 2tak berarti tidak ada 4tak.. 2tak adalah bagian sejarah dari sepeda motor tidak bisa di lupakan begitu saja.. nanti kalau era nya sudah listrik 4tak juga sama toh nasibnya seperti 2tak jadi jangan mencela sebuah teknologi lah,, baik itu 2tak maupun 4tak

      Hapus
  3. wah cc-nya kecil kok harganya muahal :mrgreen:

    btw, kenapa kok orang sini ikut2an standar EURO 3 yo pak guru
    kan itu aslinya standar untuk negara2 Eropa sana
    lagian, menurut saya lho ya, 2 Tak EURO 2 itu udah gak mengganggu kok polusinya, kan udah gak keluar asap lagi knalpotnya? hehehe

    BalasHapus
  4. bukan mau menjelekkan bangsa sendiri.. tapi euro-euroan itu di Indonesia cuma niru-niru eropa saja yang gak ngerti fungsi dan sebabsebenarnya apa.. eropa nerapin euro tinggi bahkan sampai euro 6 karena mereka gak punya hutan buat netralin karbon emisi dari kendaraan dan pabrik..sedangkan Indonesia banyak hutan buat netralin kadar emisi..sebenarnya euro 2 saja udah cukup untuk Indonesia.. tapi karna suka niru2..jadi beginilah adanya...

    numpang share... yang belum tau motor baru suzuki...

    http://agoey.wordpress.com/2014/01/27/nih-detail-suzuki-gixxer-155-2014/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekali-kali coba main ke Jakarta, atau Kota-kota besar yang tingkat populasi kendaraannya tinggi. Langitnya pekat bukan mendung tapi penuh polutan.

      Euro 3 bagus karena punya standar baku mutu yang lebih baik untuk kehidupan.

      Hapus
  5. 2tak bunyinya ngangenin, haha.

    Salam kenal mas, blog anyaran.. :D
    ___________

    http://jackalride.wordpress.com/2014/01/28/brand-image-seberapa-penting/

    BalasHapus
  6. wah tapi emang joss

    http://rpmsuper.wordpress.com/2014/01/28/new-megapro-fi-bagustapi/

    BalasHapus
  7. Haha alay... Mau tuh 2 tak euro 3 sekalipun kalo ganti knalpot racing non catalyst converter ya ilang euronya. Yg pake 2 tak pasti ganti knalpot racing baik yg miskin yg beli custom yg kualitas seng sampai yg branded. Jadi jangan bicara euro buat 2 tak.

    BalasHapus
  8. yang ente pajang itu aprilia 125 RS4,
    udah 4TAK

    BalasHapus
  9. emang motor SE ada yang On The Road bukannya semua Off The Road semua kan di pake buat kompetisi, makanya gak dikasih lampu depan, tempat spion, sen, emang di bikin buat kompetisi bukan buat jalan raya, makanya gak bisa di bikin surat2nya karena gak bakal boleh berseliweran dijalan umum.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada.. motor enduro.. kyk ktm exc, bisa dipasang perlengkpan jln raya n legal walo jarang

      Hapus
  10. Ijin relink om, artikelnya keren nih, soalnya ane penggemar motor 2tak juga, monggo cek link post ane dimari

    ngobrolbarengloadink.blogspot.com/2015/08/beli-motor-2-tank-untung-ato-malah.html

    BalasHapus

Setiap komentar Anda sangat berarti sekali untuk
Blog ini agar bisa menjadi lebih baik kedepannya.
Berkomentarlah dengan baik demi
kenyamanan bersama.

Tak ada yang bisa saya berikan selain ucapan terima
kasih karena telah memberikan apresiasi terhadap
artikel-artikel Saya.

Saya tidak pernah melarang untuk menggunakan
fasilitas Anonim namun setidaknya gunakanlah
akun Anda atau minimal nama dan url.
Sehingga kita bisa berteman lebih akrab.