
Jujur saya merasa sedih kalau Ninja 2tak bakalan tidak diproduksi
lagi di Negara yang saya cintai ini. Sedih bukan karena Ninja 2tak
itu bakalan punah tetapi rasa sedih timbul, karena saya sadar betul
bahwa anak cucu saya tidak bisa menikmati Sensasi kencang ala
moge dengan motor berharga MURAH.
Sedih karena mereka hanya bisa mendengar cerita tanpa bisa
merasa, seperti sebagian dari kita yang hanya mendengar betapa
PERKASANYA motor-motor sport 2tak era 90 an tapi enggak
tau seperkasanya seperti apa. Kalau mengingat hal tersebut
saya lebih bersyukur bisa LAHIR terlebih dahulu.
Bagi saya pribadi Ninja 2tak itu ibarat Slank. Bagi anda yang
satu generasi dengan saya (saya tamat SMA 1997 pas berumur
17 th) dalam artian menikmati masa remaja era 90 an pasti
tak akan asing dengan Lengkingan Hengky Supit (Whizzkid),
Yankson AI (Jet Liar), Benino (Bani Adam), Arul Efansyah (Power Metal),
Ecky Lamoh (Edane),Banhsair LB (Kaisar),Doddy Keswara (Elpamas),
Arry Supriadi (Cynomadeus), Yaya Wacked (Sucker Head) dan
Penyanyi idola saya bersuara emas ANDY LIANY
Hanya sedikit anak muda sekarang mengenal mereka malah
bisa jadi tak mengenal mereka sama sekali, kalau pun ada
itu pun hanya mendengarnya saja. Karena mereka telah pergi
dan menghilang sehingga tinggallah SLANK.
Era 90 an bukan hanya jaman keemasan buat musik rock Indonesia
tapi jaman keemasan pula bagi motor sport 2 tak ber cc kecil
tapi SENSASI kencangnya SERASA moge. Satu persatu motor
itu pergi dan menghilang meninggalkan kita sehingga yang tersisa
hanya Ninja 150 itu.
Setiap generasi memang punya selera sendiri enggak motor
enggak pula jenis musiknya, Tiap Generasi memang punya
CIRI KHAS untuk bisa kenang sebagai masa lalunya nanti.
yaaaa seperti saat ini mau tak mau suka tidak suka
walaupun itu bukan SELERA generasi saya tetap juga
saya harus MENIKMATI sajian dari :




































